Senin, 10 Maret 2008

Minggu, 02 Maret 2008

2006, Prudential Indonesia Bukukan Premi Rp2,6 Triliun

Sumber : HarianSeputar Indonesia
Minggu, 02/03/2008

TOTAL pendapatan premi PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), bagian dari Prudential plc, pada 2006 lalu mencapai lebih dari Rp2,6 triliun. Selain pendapatan premi yang meningkat, penjualan bisnis baru dan jumlah investasi juga mengalami pertumbuhan yang mengagumkan.

Rasio risk-based capital (RBC) perusahaan berhasil dipertahankan pada tingkat yang tetap menunjukkan kekuatan keuangan perusahaan, yaitu sebesar 696%. “Hasil bisnis Prudential Indonesia yang sangat baik dapat tercapai berkat kepercayaan para nasabah kepada kami yang terus meningkat. Selain itu, kerja keras dan dedikasi para tenaga pemasaran dan karyawan Prudential Indonesia juga merupakan faktor-faktor penentu dalam pertumbuhan bisnis kami,” ungkap Presiden Direktur Prudential Indonesia Kevin Holmgren mengenai pencapaian tersebut.

Keberhasilan Prudential Indonesia mencetak kinerja baik tersebut disebabkan oleh komitmen perusahaan untuk mendengarkan dan memahami kebutuhan keuangan nasabahnya, sehingga mampu menelurkan produk yang laris. Sebagai perusahaan asuransi jiwa, Prudential Indonesia sadar betul bahwa bisnisnya berjalan dan dapat terus berkembang atas kepercayaan nasabah. Untuk itu, peningkatan kepercayaan terhadap produk dan pelayanan menjadi fokus utama perusahaan.

Sampai akhir Desember 2006, Prudential Indonesia memiliki enam kantor pemasaran di Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar, dan Semarang, serta 97 kantor keagenan. Prudential Indonesia didukung oleh lebih dari 33.000 jaringan tenaga pemasaran dan sekitar 400 karyawan yang melayani kebutuhan keuangan mendekati 300.000 nasabah di seluruh Indonesia.(berbagai sumber/arif dwi cahyono)

Prudential yang Mendunia

Holborn Bars, Pusat Prudential di UK.

Sumber : Harian Seputar Indonesia Minggu, 02/03/2008

Semua perusahaan besar kelas dunia hampir dipastikan mengalami pasang surut yang menjadikannya semakin matang dan efisien dalam menjalankan usahanya.

HAL seperti itu pula yang dialami Prudential plc, sebelum berhasil mengukuhkan diri sebagai salah satu perusahaan keuangan terbesar di dunia.Prudential tercatat berkali-kali ganti nama sejak awal berdirinya. Tak hanya itu, sejumlah langkah restrukturisasi pun dilakoni demi memenuhi perkembangan zaman yang menuntut sebuah perusahaan lebih efisien dan mempunyai produktivitas tinggi.

Prudential plc berawal pada 1848, dikenal sebagai The Prudential Mutual Assurance Investment and Loan Association. Prudential memulai langkah akuisisinya pada 1860-an, sebagai hasilnya lahirlah The British Prudential and Consolidated Assurance Company.Kemudian, tak lama berselang nama perusahaan pun berganti menjadi The Prudential Assurance Company (PAC) pada 1867. PAC kemudian menjadi perusahaan terbuka pada 1881, mengikuti aturan Limited Liability Act (1880).

Pada saat itu, perusahaan hanya dimiliki oleh segelintir orang,kurang dari 100 pemegang saham. Setelah terdaftar pun jumlah pemilik perusahaan ini masih tetap sedikit, hanya berjumlah 173 orang pada 1893. Langkah akuisisi terus berlanjut hingga tahun 1970-an,termasuk pada Vanbrugh Life dan M&G Reinsurance. Namun hal itu menjadi tidak praktis ketika harus mengelola unit. Untuk itu, Prudential Assurance Company berganti menjadi Prudential Corporation plc yang berdiri pada 1978 untuk memudahkan proses manajemen.

Waktu berlalu, pengelola perusahaan pun merasa perlu merevitalisasi citra perusahaan pada 1980-an.Sebagai usaha meningkatkan kinerja, Prudential melakukan merger seluruh elemen inti perusahaan. Setelah itu Prudential modern menatap ke depan dengan semangat baru Sejak 1 Oktober 1999, nama perusahaan yang sebelumnya Prudential Corporation plc ikut berubah menjadi Prudential plc. Pada Juni 2000 saham Prudential tercatat di New York Stock Exchange, langkah ini sebagai usaha untuk meningkatkan dan lebih mengenalkan perusahaan dengan situasi bisnis internasional.

Sebagai sebuah perusahaan yang telah berdiri sejak 1848, tentu saja Prudential matang dalam hal layanan jasa keuangan yang bertaraf internasional. Pengalaman yang ada ditunjukkan dengan variasi produk yang dimulai dari asuransi, pensiun, investasi ritel, sampai manajemen obligasi institusi dan investasi properti. Portofolio perusahaan sudah sangat dikenal dan mempunyai citra yang dihormati, termasuk Prudential, M&G Investments,Jackson Natio-nal Life Insurance Company and Prudential Corporation Asia, telah berhasil menjaring 20 juta konsumen di berbagai belahan dunia.

Grup perusahaan ini mempunyai dana kelola sebesar 260 miliar euro sampai dengan 30 Juni 2007. Dalam menjalankan aktivitasnya, perusahaan melakukan perlindungan terhadap konsumen terkait pengelolaan keuangan dengan menawarkan berbagai bentuk pengelolaan keuangan, perlindungan, serta produk layanan ritel keuangan lainnya.

Di Inggris dengan bendera Prudential, perusahaan menawarkan berbagai kemudahan dalam mengelola keuangan, seperti dana pensiun perusahaan,unit-linked bonds, produk investasi, polis proteksi, dan produk asuransi kesehatan. Prudential mempunyai unit lain seperti M&G Investments, sebuah institusi yang menaungi para manajer investasi di Inggris dan Eropa, mempunyai posisi terdepan dalam manajemen investasi ritel, pendapatan tetap institusi, dana pensiun, properti, dan jasa keuangan.

Anak usaha lainnya adalah Jackson National Life Insurance Company, sebuah unit bisnis yang berada di Amerika Serikat dan bergerak di bidang asuransi dengan 3 juta kontrak yang terikat, Jackson menawarkan pendapatan tetap, pendapatan tetap indeks, serta berbagai jenis tunjangan hari tua.Produk lainnya adalah asuransi permanen dan asuransi berjangka waktu, dan produk institusi. Untuk kawasan Asia,Prudential Corporation Asia mempunyai asuransi jiwa dan operasi manajemen investasi di 13 pasar.

Ini termasuk langkah kerja sama strategis dengan pemain lokal seperti CITIC Group (untuk asuransi jiwa di China), ICICI Bank (asuransi jiwa dan bisnis investasi di India) dan Bank of China International (untuk bisnis investasi di Hong Kong). Prudential Corporation Asia menawarkan langkah penyimpanan yang komprehensif, proteksi, produk investasi yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal setempat. Berdasarkan status 31 Desember 2006, bisnis manajemen investasi Prudential di China,Hong Kong, India,Jepang,Korea,Malaysia, Singapura,Taiwan, Uni Emirat Arab, dan Vietnam mengelola aset senilai 29,2 miliar euro. (berbagai sumber/ arif dwi cahyono)

Kejar Keuntungan Jangka Panjang

Sumber : Harian Seputar
Minggu, 02/03/2008

SUKSES dalam jangka panjang tidak hanya ditentukan kinerja keuangan semata. Bagaimana perilaku sebuah perusahaan juga sangat menentukan arah kesuksesan.

Di Prudential, perilaku tersebut ditunjukkan dengan komitmen untuk memberikan pertumbuhan yang menguntungkan bagi nasabahnya sepanjang masa melalui prinsip yang telah ditetapkan. Perusahaan dipandu dalam menjalankan bisnis, baik dalam menyediakan layanan dan target konsumen. Prudential melakukan usaha jangka panjang sehingga tidak mengejar keuntungan jangka pendek atau mengejar pangsa pasar dengan harga yang tidak kompetitif.

Dengan begitu, konsumen diajak menilai bahwa rencana jangka panjang keuangan mereka adalah keputusan penting yang harus diambil dan aturan perusahaan adalah membantu mereka mengaturnya, dengan memberikan informasi terkait. Fokus perusahaan dalam merespons kewajiban dengan integritas bukanlah hal baru. Hal tersebut merupakan filosofi yang mendasari setiap langkah perusahaan yang telah tercatat dalam sejarah. Tanggung jawab sosial sangat penting untuk mempertahankan hubungan dengan relasi,seperti konsumen, masyarakat, serta komunitas di sekitar bisnis.

Dengan memahami kebutuhan para pemegang saham dapat menjadikan nilai tambah untuk melakukan inovasi nilai sosial budaya dan perdagangan. Selain itu,sebagai sebuah perusahaan yang bergerak di sektor asuransi, sangat memerlukan manajemen pemasaran yang unggul. Orang-orang yang berjiwa pemasar menjadi pilihan terdepan sebagai tenaga pemasaran. Berangkat untuk menjadi pemain utama yang dapat menembus hingga level masyarakat yang paling bawah, maka perusahaan memperkenalkan konsep-konsep penjualan inovatif.

Pada 1958, perusahaan mulai menjual konsep polis asuransi bagi warga pekerja kelas premium. Hal ini dilakukan melalui tenaga pemasaran yang menjual door to door. Perusahaan semakin memantapkan posisi sebagai jasa pelayan asuransi.Melalui tenaga pemasaran, dapat membangun jalan untuk melakukan penjualan langsung melalui agen yang melakukan kunjungan kepada klien dan berdiskusi tentang keperluan mereka. Pasukan agen yang berjuang untuk mendapatkan pelanggan sudah sangat dikenal lama dedikasi pemasarannya.

Di Prudential mereka dikenal sebagai “Man from the Pru”. Langkah ini merupakan kebijakan untuk memenangkan persaingan yang berhasil pada waktu itu. Prudential telah mengasuransikan 1/3 jumlah populasi Inggris pada awal 1900-an.Kini,Prudential plc adalah institusi keuangan global yang bergerak di bidang jasa layanan keuangan, mempunyai konsumen sebanyak 21 juta orang di berbagai negara. Prudential tetap fokus pada penjualan yang berbasis di cabang-cabangnya, dengan produk yang memberikan layanan secara menyeluruh, mulai dari polis asuransi jiwa hingga dana pensiun. Namun, langkah pemasaran inovatif pun ditempuh perusahaan.

Pada 1998, Prudential mendirikan Egg, sebuah bank internet di Inggris.Aksi ini cukup berhasil dengan mengumpulkan deposito senilai 5 miliar euro dan mempunyai 500.000 konsumen hanya dalam waktu enam bulan, ken-dati tidak mencapai profitabilitas sampai akhir 2001. Pada Juni 2000, penawaran perdana saham Egg sebesar 21 % dilakukan untuk memajukan perusahaan.Pada Februari 2006 Prudential membeli kembali 21% saham Egg yang pernah dijual pada 2000 untuk menggabungkannya dengan unit operasi asuransi di Inggris. Namun, Egg dijual secara penuh kepada Citibank pada 2007.

Jatuh bangun yang dialami Prudential menjadikannya perusahaan asuransi jiwa terbesar di ranah Britania Raya.Tak heran jika perusahaan berupaya melebarkan pasarnya ke depan. Daerah yang dibidik antara lain Asia, tempat perusahaan beroperasi melalui Prudential Corporation Asia. Perusahaan ini telah masuk sejak 1923 sejak asuransi jiwa terbentuk di India.Walaupun kemudian dinasionalisasi, Prudential kemudian mengenalkan ICICI Prudential, dengan menggandeng ICICI Bank. (berbagai sumber/ arif dwi cahyono)

Kamis, 28 Februari 2008

Asuransi Terbaik Versi InfoBank

Prudential Life Insurance Peringkat Pertama Asuransi Terbaik Versi InfoBank
Tanggal:
05 Jul 2007
Sumber:
Warte Ekonomi
InfoBankNews.com,

Majalah Infobank memutuskan PT Prudential Life Insurance sebagai peringkat pertama Asuransi Terbaik dengan predikat ‘sangat bagus’ dengan premi bruto Rp 1 triliun keatas. Posisi kedua diduduki oleh Asuransi Jiwa Manulife Indonesia dan Asuransi Jiwa Sinarmas di posisi ketiga.
Pemeringkatan tersebut dilakukan berdasarkan pada laporan publikasi dengan 10 kriteria. Sepuluh kriteria tersebut adalah RBC, Rasio Likuiditas, rasio cadangan teknis, rasio investasi, rasio aktiva tetap, rasio perubahan premi bruto, rasio pendapatan premi bruto, rasio pendapatan investasi neto, rasio pendapatan premi neto, dan rasio laba sebelum pajak. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Biro Riset InfoBank, Eko B Supriyanto dalam acara Rating 130 Asuransi Tahun 2007 Selasa (3/7) lalu

Kemudian, perusahaan asuransi jiwa berpremi bruto Rp200 miliar dan mendapat predikat “sangat bagus” adalah pertama Asuransi Cigna, kedua Axa Financia Indonesia, dan ketiga Astra CMG Life.

Sedangkan, perusahaan asuransi jiwa berpremi bruto di bawah Rp200 miliar adalah pertama Asuransi Takaful Keluarga, kedua Asuransi Jiwa Bumiarta Reksatama, dan ketiga UOB Life-Sun Assurance.

Sementara itu, tiga asuransi umum terbaik berdasarkan premi bruto Rp200 miliar keatas, berpremi bruto Rp50 miliar, dan berpremi bruto di bawah Rp50 miliar masing-masing adalah Asuransi Adira Dinamika, Tugu Kresna Pratama, dan Asuransi Bhakti Bhayangkara. Ketiganya menempati posisi pertama.

Selasa, 19 Februari 2008

Kalo Ada disini, ngapain cari di tempat Lain??

Sekarang ini masyrakat, terutama yang beragama muslim banyak beralih ke hal2 yang berhubungan dengan Syariah. Salah satunya adalah Asuransi Syariah.
Sekarang ini di Prudential sudah ada Asuransi Syariah lowh...

Kalau di Prudential ada Syariah, ngapain pilih yang lain....